Artikel pilihan adalah artikel-artikel terbaik di Wikipedia, yang ditentukan oleh komunitas. Sebelum dimasukkan ke dalam daftar ini, artikel-artikel tersebut dinilai dan dibahas di Wikipedia:Artikel pilihan/Usulan, untuk memastikan keakuratan, kenetralan, kelengkapan, dan gaya penulisan, berdasarkan Wikipedia:Kriteria artikel pilihan.
Kini, terdapat 115 artikel pilihan dari 86.527 artikel di Wikipedia.
Artikel yang berhasil mendapatkan status artikel pilihan akan diberikan bintang () pada pojok kanan atasnya. Selain itu, apabila suatu artikel merupakan artikel pilihan di Wikipedia bahasa lain, akan diberikan bintang pada pranala interwiki di sisi kiri bawah artikel.
Petualangan Tintin (Perancis: Les Aventures de Tintin et Milou) adalah serial komik yang diciptakan oleh Hergé seorang artis dari Belgia. Hergé sendiri adalah pseudonim dari Georges Remi (1907 – 1983) yang dituliskan menjadi RG (dibaca sebagai Hergé dalam Bahasa Perancis). Serial ini pertama kali muncul dalam Bahasa Perancis sebagai lampiran anak-anak dari koran Belgia, Le Vingtième Siècle pada tanggal 10 Januari1929. Petualangan Tintin sendiri menampilkan beberapa pemain yang saling melengkapi satu sama lainnya. Dari tahun ke tahun, serial ini menjadi bacaan favorit dan bahan kritikan dari para kritikus selama lebih dari 70 tahun.
Paus Sei (Balaenoptera borealis) adalah paus balin, rorqual terbesar ketiga setelah paus biru dan paus sirip. Binatang ini dapat ditemukan di belahan dunia di seluruh samudra dan tengah laut, dan menyukai perairan lepas pantai. Binatang ini cenderung menghindari kutub dan perairan tropis dan perairan yang setengah tertutup. Paus Sei bermigrasi setiap tahun dari perairan dingin dan subkutub di musim panas menuju perairan hangat dan subtropis di musim dingin, meskipun di kebanyakan wilayah rute migrasi yang tepat tidak diketahui. Karena perburuan komersial berskala besar terhadap spesies ini—antara abad ke-19 dan abad ke-20, lebih dari 238.000 ekor spesies diambil—paus Sei kini adalah spesies yang dilindungi dunia internasional, walaupun perburuan masih terjadi di bawah program penelitian yang kontroversial oleh Islandia dan Jepang. (Selengkapnya)